Pakai aplikasi antrian Qiwii biar ngantri ga bikin kesel hati

"Hidup itu terlalu singkat untuk menunggu" kutipan tersebut bila kita telaah lebih dalam akan mengingatkan kita betapa berharganya waktu yang dilewatkan hanya untuk menunggu. Seperti peribahasa " Time is Money" segala sesuatu akan bisa menghasilkan apabila kita bisa menghargai dan memanfaatkan waktu dengan benar. Mungkin itu yang terfikirkan oleh kang Panji Prabowo dan Aditya Satria dari PT. Nuesto Teknologi Indonesia selaku pengembang aplikasi antrian Qiwii.
Qiwii sendiri merupakan sebuah aplikasi antrian online yang bisa digunakan di berbagai industri. Dari mulai bidang kesehatan, tempat hiburan, tempat makan, cafe, atau coffee shop, salon, bengkel, bahkan di pemerintah. Qiwii memudahkan konsumen untuk bisa mengantri secara online dan meminimalkan waktu menunggu. Dalam hal ini hal yang paling tidak menyenangkan untuk kita adalah menunggu. Apalagi menunggu tanpa adanya kepastian (hehehe jadi curhat).
Dan bertempat di gedung labtek XII ruang amphitheater 2 MBA ITB, Bandung pada tanggal 06 april 2018 diadakan soft launching aplikasi antrian Qiwii. Dengan konsep yang sedikit berbeda dengan acara soft launching produk lain nya, soft launching Qiwii ini berkonsepkan acara seminar, presentasi tentang aplikasi Qiwii dan juga pengumuman lomba infografis dengan tema permasalahan antrian yang juga merupakan salah satu rangkaian dari acara Soft Launching.
Dengan judul “How Waiting Online Make Your Time Management More Effective” seminar soft launching aplikasi antrian Qiwii ini mengadirkan para pembicara yang tiga pembicaranya merupakan pelaku bisnis yakni Ismail Marjuki sebagai Owner dari Boys Barbershop, Indira Sulistiyanti sebagai Manager dari Biya Salon Muslimah dan satu pembicara dari pihak Qiwii yakni Nurfaridah sebagai Manager Produk Qiwii.
Dalam perspektif masyarakat kita, jiga sebuah tempat usaha itu ramai dengan antrian bisa dibilang bahwa tempat usaha tersebut laku keras. Tetapi berbeda dengan yang mengantri itu sendiri, apalagi seperti ditempat tempat makan yang kondisinya kita yang mengantri sudah didemo sama cacing yang diperut. Sangat sangat tidak nyaman untuk mengantri dan menunggu di momen yang kurang pas.
Aplikasi antrian Qiwii ini tidak hanya memberikan kemudahan serta manfaat hanya untuk pengguna aplikasi atau konsumen, tetapi Qiwii juga memberikan keuntungan kepada stake holder atau pemilik bisnis yang sudah terdaftar. Diantaranya pemilik bisnis lebih mudah mengatur antrian dan lebih nyaman dengan memilii layanan antrian dan booking online yang otomatis sudah berbentuk digital atau virtual sehingga tidak perlu lagi antrian manual. 
Hal ini juga diutarakan narasumber Muslim Pratama sebagi owner dari 4 cafe dengan nama Wagoon Café, kendala yang dihadapi ketika konsumen mengantri atau booking via telepon terkadang ada saja yang belum terdata. Apalagi ketika memasuki minggu pertama bulan suci Ramadhan, yang notabene acara bukber (buka bersama) sudah seperti acara hajatan yang mengantri mau prasmanan. Disinilah fungsi aplikasi antrian Qiwii sangat diperlukan.
 
Ohh iya selain bisa mengatur antrian dan bookingan, di Qiwii juga para pemilik bisnis ini bisa melihat data data yang didapat melalui dashboard bisnis analisis yang bisa mengetahui berapa lama waktu tiap layanan, berapa lama konsumen menunggu, jumlah konsumen perhari dan sejumlah data lainnya. Hal ini tentu dibutuhkan untuk meningkatkan layanan setiap bisnis.
Aplikasi antrian Qiwii juga sudah digunakan sejak akhir 2016 di empat puskesmas di kota Bandung yakni Puskesmas Garuda, Puskesmas Sukarasa, Puskesmas Pagarsih, Puskesmas Ibrahim Adjie dan Rumah Sakit Al-Islam.
Kehadiran Qiwii diharapkan bisa menjadi solusi permasalahan antrian diberbagai industri terlebih layanan-layanan yang benar-benar sistem antriannya masih kurang begitu baik



Popular Posts