Orchid Forest Lembang : The New Digital Destination From Bandung


"Hasil yang luar biasa dicapai dengan                  cara yang tidak biasa"
Arief Yahya - Menteri Pariwisata RI


Jika kita ingin sebuah hasil yang luar biasa, tidak akan pernah tercapai dengan melakukan hal yang biasa pula. Perlu efforts dan pengorbanan yang lebih dalam berbagai hal.
Hal itu pulalah yang menginspirasi Maulana Akbar atau biasa dipanggil Barry CEO dari Orchid Forest. Barry menyulap hutan pinus seluas 35 Ha yang berusia ratusan tahun menjadi sebuah tempat wisata yang hits saat ini.
Semula Orchid Forest ini dibuat untuk melestarikan bunga anggrek yang langka, dan menjadi museum bagi para pecinta dan pemerhati bunga anggrek. Tetapi dengan penataan tempat serta penambahan beberapa wahana di Orchid Forest yang cukup menarik sehingga menjadikan nya tujuan wisata yang Instagramable.
Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat menjadikan tempat ini sebagai tujuan wisata baru yaitu Destinasi Digital. Yang menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya Destinasi Digital itu merupakan destinasi wisata alternatif terbaik untuk saat ini.
Karena Destinasi Digital itu sendiri adalah sebuah tujuan wisata yang berkembang dan ramai di media sosial atau dunia maya. Destinasi Digital tersebut hadir karena tuntutan para generasi milenial untuk mendapatkan pengakuan.
Mereka selalu ingin tampil dengan memposting foto-foto mereka ditempat tempat wisata yang mempunyai spot spot yang menarik dan instagramable ke media sosial.
Dan di Orchid Forest lah seolah semua beban dan tuntutan untuk selalu eksis di media sosial ini tersalurkan. Betapa tidak, dari mulai memasuki kawasan Orchid Forest, kita sudah disuguhi spot spot yang Instagramable yang sangat sulit untuk menolak berfoto atau berselfie ria.
Di kiri kanan jalan kita bisa melihat ornamen ornamen yang sangat memanjakan mata. Perpaduan pohon pinus berusia ratusan tahun dengan bunga anggrek yang tumbuh disekitar nya, ditambah suhu yang sejuk menambah betah para pengunjung untuk mengeksplor Orchid Forest ini.
Barry mengatakan hasil yang dicapai oleh Orchid Forest diluar ekspektasi bahkan melebihi. Para pengunjung disaat weekday bisa mencapai 1000 orang, dan 5000 orang disaat weekend. Hingga pada bulan ke 6 berjalan nya Orchid Forest bisa secara mandiri membiayai seluruh gaji karyawan, pembangunan lahan baru, dan lain sebagainya.
Langkah terbesar Orchid Forest yang didirikan 19 Agustus 2016 ini adalah menjadi Co branding dari Wonderful Indonesia sejajar dengan 150 perusahaan yang lebih dahulu menandatangani MoU dengan Kementerian Pariwisata.

Dan saya bersama rekan-rekan dari GenPI Jabar berkesempatan merasakan keseruan menginap di tempat ini melalui acara Blogger Camp. Bersama beberapa blogger dan influencer mengeksplor beberapa wahana dan spot menarik di Orchid Forest.
Puas rasanya menikmati indahnya jembatan kayu yang disaat menjelang malam akan terlihat menarik dengan ornamen lampu yang bercahaya. Belum ada garden light dimana kita seperti ditengah tengah lautan lampu, serta ada wahana adventure seperti flying fox, belimbing, dan lainnya.

Bermalam ala glamour camping (glam camp) di area camping ground menikmati ratusan bintang yang berkerlap kerlip dilangit, dan desir angin malam ditambah api unggun sambil bersenda gurau. Seruu abis pokoknya.

Jadi kapan kalian mau main kesini??


Popular Posts