Cerita Perjalanan Winner Trip MLDSPOT Content Hunt Season 3 To Derawan (Bagian 1)
Sesuatu hal apabila dilakukan dengan kesabaran dan sungguh-sungguh pada akhirnya akan membuahkan hasil yang tidak terduga. Hal itu mungkin yang saya rasakan setelah beberapa waktu lalu terpilih menjadi salah satu pemenang dari MLDSPOT Content Hunt Season 3.
Sampai saat inipun masih belum percaya bisa berhasil menang di lomba sebesar MLDSPOT Content Hunt ini yang notabene banyak peserta lainnya yang sangat layak menjadi pemenang sebenarnya. Belum lagi para kurator di tiap kategori yang sudah tidak diragukan lagi kapasitasnya.
![]() |
The Currators MLDSPOT Content Hunt Season 3 |
Perjalanan Menuju Jakarta
Ketika sudah dihubungi oleh team MLDSPOT bahwa akan berangkat ke Derawan selama lima hari, otomatis segala persiapan saya lakukan. Mulai dari mempersiapkan perlengkapan pribadi baik itu obat-obatan dan multi vitamin, perlengkapan mandi, perlengkapan gadget, charger dan tentu juga beberapa potong pakaian untuk ganti disana. Gak lucu kan klo sampai kita salah kostum ketika berada di sana.
Tiba pukul 08.30 WIB di Stasiun Gambir, saya kemudian mengabari team MLDSPOT untuk berkoordinasi mengenai penjemputan, karena hari itu saya beserta para pemenang akan bertemu salah satu kurator dari MLDSPOT Content Hunt Season 3 ini yakni om Yung founder dari brand Untold.
Tak berapa lama saya berangkat menuju lokasi pertemuan di Pondok Indah Mall untuk melakukan beberapa kegiatan selain sharing dengan om Yung tentunya. Cuaca yang sedikit mendung ditambah AC mobil yang terasa sejuk mulai membuat saya beberapa kali menguap. Padatnya lalu lintas di jam sibuk ini makin menambah rasa kantuk yang sudah dari semalam terasa. Maklum dari berangkat menuju Stasiun hingga saat itu saya sendiri belum benar benar beristirahat alias tidur nyenyak hehehe.
Tak berapa lama saya berangkat menuju lokasi pertemuan di Pondok Indah Mall untuk melakukan beberapa kegiatan selain sharing dengan om Yung tentunya. Cuaca yang sedikit mendung ditambah AC mobil yang terasa sejuk mulai membuat saya beberapa kali menguap. Padatnya lalu lintas di jam sibuk ini makin menambah rasa kantuk yang sudah dari semalam terasa. Maklum dari berangkat menuju Stasiun hingga saat itu saya sendiri belum benar benar beristirahat alias tidur nyenyak hehehe.
Saya akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB dan langsung disambut oleh mas Arief serta Bryan dari team MLDSPOT di lobby mall. Sambil menunggu beberapa orang pemenang lainnya yang masih di perjalanan, saya berbincang-bincang dengan mas Arief mengenai apa saja yang akan dilakukan hari ini secara detail walaupun sebelumnya sudah diberikan rundown melalui whatsapp.
Selang beberapa menit Ferry salah satu pemenang yang tinggal di daerah Bekasi tiba di lobby mall. Pertama bertemu gak nyangka kalau Ferry ini seorang pengajar di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Rokhmad dan Bugar yang di jemput dari Bandara Soekarno Hatta akhirnya sampai juga. Rokhmad berasal dari Yogyakarta sedangkan Bugar berasal dari Solo.
Kami berempat ngobrol bareng Om Yung seputar brand Untold dan perjalanan karir entrepreneur nya hingga bisa menembus pasar Internasional. Banyak sekali insight-insight serta ide menarik tentang mengelola sebuah brand hingga akhirnya bisa menembus pasar internasional. Sebelum melanjutkan kegiatan seterusnya, kami berfoto terlebih dahulu untuk dokumentasi serta kenang-kenangan karena nanti om Yung tidak bisa ikut bersama kami ke Derawan.
Sore harinya saya, Bugar, dan Rokhmad berangkat menuju Ecology Cafe di daerah Kemang untuk bertemu dengan kurator selanjutnya om Boylagi atau banyak orang memanggilnya "Papa Insta Meet". Obrolan obrolan mengalir dengan selingan candaan dan tawa yang membuat suasana hangat tercipta diantara kami. Dan kebetulan om Boylagi membawa temen temen nya dari Instagramer sehingga kita semua membaur bersama sambil menikmati hidangan yang disediakan.
Ada beberapa point penting yang saya catat dari obrolan om Boylagi sore ini. Kunci komunitas itu bisa menjadi besar dan maju ada 3 : AKTIF, KREATIF, dan POSITIF. Karena komunitas itu bagaimana orang orang didalamnya. Klo mau besar ya besar bareng-bareng, klo mau maju ya maju bareng-bareng.
Selesai ngobrol dan take beberapa video serta foto untuk keperluan dokumentasi, akhirnya kami berpisah. Karena besok subuh kami sudah harus berangkat ke Bandara, saya, Bugar, dan Rokhmad langsung menuju hotel untuk beristirahat.
Ditemani gerimis hujan dan kemacetan yang sudah menyapa dari awal keluar daerah Kemang menuju daerah Cengkareng, akhirnya mata ini pun tak kuasa menahan kantuk. Hampir setengah jam saya terlelap, dan kondisi jalan masih terlihat padat. Untungnya hanya tinggal beberapa ratus meter lagi menuju ke Zest Hotel, tempat kami menginap.
Ada beberapa faktor yang saya pikir kenapa kami dipilihkan Zest Hotel untuk beristirahat sebelum berangkat ke Bandara. Selain faktor hotel nya yang cukup nyaman meskipun hanya hotel bintang 2 saat saya lihat beberapa review nya di google maps, jarak dari hotel ke bandara tidak terlalu jauh hanya memakan waktu 15 menit jika kondisi jalan tidak macet.
Setelah menyelesaikan pengisian form dan check in kami bertiga menuju kamar yang sudah dipesan. Bugar dengan Rokhmad di kamar sebelah, sedangkan saya nantinya akan sekamar dengan Ferry. Karena Ferry tidak ikut ke Kemang siang tadi, karena harus menyelesaikan tugasnya di Kampus dan akan menyusul malam ke hotel.
Ruangan kamarnya tidak terlalu besar tapi cukup nyaman. Dengan dua single bed, AC, TV, dan wi-fi yang lumayan kenceng, serta kamar mandi yang sudah tentu dilengkapi water heater, membuat saya langsung buru buru ingin membasahi seluruh badan dengan air hangat yang sudah seharian ini tidak merasakan mandi.
Selesai mandi saya pun merebahkan badan sambil memeriksa beberapa pesan whatsapp dan menikmati secangkir kopi dan melihat lalu lintas kendaraan yang masih saja ramai walaupun sudah hampir jam 9 malam. Pintu kamar diketuk, dan ternyata Ferry sudah sampai. Kami pun ngobrol untuk lebih mengakrabkan diri, dan lucunya salah satu teman saya Intan, ternyata teman nya Ferry juga.
Jam sudah menunjukkan pukul 1 malam dan obrolan pun semakin hangat, hingga akhirnya saya memutuskan untuk tidur duluan karena jam 02.30 WIB kita sudah harus berangkat menuju Bandara.
Bagaimana kelanjutan perjalanan kami menuju Derawan besok hari? Apakah saya atau Ferry akan kesiangan? Lalu siapa saja yang akan bareng menemani kami dalam winning trip selama 5 hari ini ke Derawan? Ikuti ceritanya di artikel selanjutnya.
Selang beberapa menit Ferry salah satu pemenang yang tinggal di daerah Bekasi tiba di lobby mall. Pertama bertemu gak nyangka kalau Ferry ini seorang pengajar di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta. Rokhmad dan Bugar yang di jemput dari Bandara Soekarno Hatta akhirnya sampai juga. Rokhmad berasal dari Yogyakarta sedangkan Bugar berasal dari Solo.
Kami berempat ngobrol bareng Om Yung seputar brand Untold dan perjalanan karir entrepreneur nya hingga bisa menembus pasar Internasional. Banyak sekali insight-insight serta ide menarik tentang mengelola sebuah brand hingga akhirnya bisa menembus pasar internasional. Sebelum melanjutkan kegiatan seterusnya, kami berfoto terlebih dahulu untuk dokumentasi serta kenang-kenangan karena nanti om Yung tidak bisa ikut bersama kami ke Derawan.
Sore harinya saya, Bugar, dan Rokhmad berangkat menuju Ecology Cafe di daerah Kemang untuk bertemu dengan kurator selanjutnya om Boylagi atau banyak orang memanggilnya "Papa Insta Meet". Obrolan obrolan mengalir dengan selingan candaan dan tawa yang membuat suasana hangat tercipta diantara kami. Dan kebetulan om Boylagi membawa temen temen nya dari Instagramer sehingga kita semua membaur bersama sambil menikmati hidangan yang disediakan.
Ada beberapa point penting yang saya catat dari obrolan om Boylagi sore ini. Kunci komunitas itu bisa menjadi besar dan maju ada 3 : AKTIF, KREATIF, dan POSITIF. Karena komunitas itu bagaimana orang orang didalamnya. Klo mau besar ya besar bareng-bareng, klo mau maju ya maju bareng-bareng.
Selesai ngobrol dan take beberapa video serta foto untuk keperluan dokumentasi, akhirnya kami berpisah. Karena besok subuh kami sudah harus berangkat ke Bandara, saya, Bugar, dan Rokhmad langsung menuju hotel untuk beristirahat.
Ditemani gerimis hujan dan kemacetan yang sudah menyapa dari awal keluar daerah Kemang menuju daerah Cengkareng, akhirnya mata ini pun tak kuasa menahan kantuk. Hampir setengah jam saya terlelap, dan kondisi jalan masih terlihat padat. Untungnya hanya tinggal beberapa ratus meter lagi menuju ke Zest Hotel, tempat kami menginap.
Ada beberapa faktor yang saya pikir kenapa kami dipilihkan Zest Hotel untuk beristirahat sebelum berangkat ke Bandara. Selain faktor hotel nya yang cukup nyaman meskipun hanya hotel bintang 2 saat saya lihat beberapa review nya di google maps, jarak dari hotel ke bandara tidak terlalu jauh hanya memakan waktu 15 menit jika kondisi jalan tidak macet.
Setelah menyelesaikan pengisian form dan check in kami bertiga menuju kamar yang sudah dipesan. Bugar dengan Rokhmad di kamar sebelah, sedangkan saya nantinya akan sekamar dengan Ferry. Karena Ferry tidak ikut ke Kemang siang tadi, karena harus menyelesaikan tugasnya di Kampus dan akan menyusul malam ke hotel.
Ruangan kamarnya tidak terlalu besar tapi cukup nyaman. Dengan dua single bed, AC, TV, dan wi-fi yang lumayan kenceng, serta kamar mandi yang sudah tentu dilengkapi water heater, membuat saya langsung buru buru ingin membasahi seluruh badan dengan air hangat yang sudah seharian ini tidak merasakan mandi.
Selesai mandi saya pun merebahkan badan sambil memeriksa beberapa pesan whatsapp dan menikmati secangkir kopi dan melihat lalu lintas kendaraan yang masih saja ramai walaupun sudah hampir jam 9 malam. Pintu kamar diketuk, dan ternyata Ferry sudah sampai. Kami pun ngobrol untuk lebih mengakrabkan diri, dan lucunya salah satu teman saya Intan, ternyata teman nya Ferry juga.
Jam sudah menunjukkan pukul 1 malam dan obrolan pun semakin hangat, hingga akhirnya saya memutuskan untuk tidur duluan karena jam 02.30 WIB kita sudah harus berangkat menuju Bandara.
Bagaimana kelanjutan perjalanan kami menuju Derawan besok hari? Apakah saya atau Ferry akan kesiangan? Lalu siapa saja yang akan bareng menemani kami dalam winning trip selama 5 hari ini ke Derawan? Ikuti ceritanya di artikel selanjutnya.
Wah seru bed kayakya, gw blm pernah nih ke Derawan. Kapan ya Bangdzul.com bisa jalan-jalan ke Derawan?
BalasHapusAbis corona ini selesai cuss ke Derawan bang hehehe
HapusSelamat ya mas udah jadi winner.
BalasHapusWah keren banget rangkaian acaranya, banyak ilmu yg didapatkan dari para ahlinya. Bagi2 tips dong biar bisa jadi winner season 4.
Makasih juga mas. Nanti jawabannya tentang tips bisa dilihat di bagian ke 2 yah. Jangan lupa subscribe dan follow perjalanandiaz.com
HapusLima hari ke Derawan. Wah, sungguh menakjubkan kang. Dengan jerih payah selama ini akhirnya pecah telor juga. Saya baca dari awal hingga akhir, rasanya senang sekali membaca ulasan nya. Tiga pesan dari Om boy menjadi pijakan dalam berkomunitas. Keren kang. Saya bangga.
BalasHapusAlhamdulillah kang, benar akhirnya bisa pecah telor juga hehehe
HapusAmantapppp kakaaaa Derawan Kalimantan Timur 🏃♀️
BalasHapusDoakan saya cepat kesanaaa,
Bang dede Awet muda dan Bahagia terus ya 💃
Amin selalu di doakan semoga bisa keliling indonesia ya kris
HapusUh, aku ingin juga berada di sana dong. Selamat ya kak bisa menjelajah sana sini dengan passion
BalasHapusMakasih mba mini. Semoga bisa ikut nyusul ke derawan yah
HapusDerawan salah satu destinasi yg wajib dikunjungi tuh mas hehe. Dirunggu cerita perjalanan Derawan nya :)
BalasHapusSiap mas, mudah2an secepatnya draft ini beres 🙏
HapusPerjalannnya seru banget ya mas. Di tunggu cerita selanjutnya kalau ada. Derawan aku juga blom pernah, tapi kata temen bagus banget pantainya.
BalasHapusPasti ada dong hehehe. Pantengin terus yah
HapusAlhamdulillah menjadi salah stu winner, rezeki bapak soleh. Melakukan perjalanan Cimahi Jakarta, ketemu Yung Untold aja udah banyak cerita ya. Gimana pas di Derawannya, pastinya makin seruuu.
BalasHapusBtw aku tahu siapa yang kebluk ....eehh..
Nuhun teh nchie, hahaha jangan dikasih tau atuh wkwkwk
HapusAkang Dede kece banget sih. Selamat yaah akang doakan adekmu sekece akang yaah aamiin. Seru yah kang, aku suka kata-katanya, memang perlu kesabaran dan kerja keras yaah untuk menggapai sesuatu. Terus berkarya dan sukses selalu. aamiin ditunggu cerita selanjutnyaa akang~
BalasHapusAmin Haturnuhun doanya. Semoga kang iful juga bisa meraih sukses secepatnya.
HapusKece Kang Dede bisa menang kompetisi bergengsi ini juri nya bukan kaleng2 semua kompeten
BalasHapusAsyik banget ya sempat ke Derawan. Pulau impian semua traveler.
Terus kalau bayar sendiri berapa ya kira2 budgetnya ke sana? :D
Alhamdulillah teh atas ijin Allah swt. Klo sengaja ke Derawan sekitar 3jt an/pax 3D4N
HapusSeru nih petualangannya, selamat ya atas kemenangannya. Keren.
BalasHapusMakasih banyak mas 🙏
HapusWaaah, keren banget jadi pemenang dan ke Derawan pula, pengalaman yang seru, dari darat udara dan akhirnya ke Derawan. Menambah teman dan pengalaman juga
BalasHapusYupp bener baget. Ini pengalaman yg tak ternilai
HapusWah, seru pisan ceritanya nih Kang!
BalasHapusSelamat udah menjadi pemenang dan bisa jalan-jalan ke Derawan!
Cus segera dilanjut ceritanya, aku pan kepo ehehehe
Nuhun teh. Cus beresin lanjutannya
HapusSalah satu destinasi yang masih aja terus jadi wacana di keluarga kami tuh ke Derawan. Padahal dulu ada kakak ipar yang tinggal dekat sana. Sampai udah pindah ke pulau lain, kami belum juga ke sana :D
BalasHapusMungkin blm waktunya mba myra. Mudah2an selesai corona ini bisa berkunjung ke Derawan
HapusWah keren selamat ya Mas. Happy banget pasti bisa mengunjungi destinasi yang lagi happening kaya Derawan. Tempat yang indah dan banyak di favorit kan para traveller
BalasHapusSama sama mba. Alhamdulillah
HapusAktif, positif dan kreatif emang penting banget menghadapi persaingan yang semakin sengit ya?
BalasHapusPinter, nggak cukup
Rajin, ngga cukup
Bahkan punya banyak duit juga ngga cukup
Ahhh betul banget mbu. Makanya harus terus banyak menimba ilmu
HapusWis awal cerita yang menyenangkan. Ditinggu part berikutnya
BalasHapusHehehe siap bang lagi di draft dulu
HapusWahh belum sampai ke Derawan aja udh kelihatan seru begini yaa.
BalasHapusjadi tidak sabar menunggu kelanjutan ceritanya euy..
Bakalan banyak cerita seru di episode ke 2 nya
Hapusseru banget ya Kak, etapi itu tidur jam 1 dan harus bangun jam 2.30? Ya ampuun... jadi penasaran deh bangunnya telat apa enggak
BalasHapusAlhamdulillah gak telat mba eni tapi agak puyeng sih iya hehehe
HapusAda om Boy. Perjalanan yang seru nih. Jadi pengen deh ke Derawan.
BalasHapusWah kenal om boy juga yah hehehe
HapusItu yang dilombskan apa kak? Selamat ya sudah menang dan berhasil jln2 ke Derawan. Dpt ilmu, wawasan dan pengalaman. Keren tuh...
BalasHapusAda 4 kategori inspiring people, inspiring place, inspiring product, sama inspiring community. Yup alhamdulillah bisa dapet hadiah, liburan, inspiring momment pokoknya
Hapus