Pasar Barang Bekas Unik Yang Mungkin Bisa Dikunjungi Ketika Datang Ke Bandung

                                 

Jika kita mendengar istilah “barang bekas” tentunya akan banyak sekali bermunculan stigma negative akan barang bekas. Stigma masyarakat kita cenderung menilai kalau barang bekas itu kotor, sampah, tidak bermanfaat, bahkan rendah. Nah itu mungkin dulu, kalua sekarang? Coba tengok banyak sekali orang-orang yang mempunyai bisnis dari mengolah atau memanfaatkan barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai.

Barang bekas bukan berarti sudah tidak berguna lagi meskipun dijual dengan harga yang relatif lebih murah. Bahkan secara fungsinya pun, barang bekas tidak serta merta hilang seluruhnya. Apalagi barang-barang yang memang semakin usang atau semakin antik, maka nilai barang tersebut akan semakin tinggi.

Bahkan di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogja, bahkan Medan sudah banyak sekali tempat-tempat yang menyediakan secara khusus barang bekas (loak) yang banyak diminati pembeli atau penghobi (kolektor) barang-barang antik. Untuk di daerah Bandung sendiri ternyata ada banyak sekali tempat-tempat yang memang khusus menyediakan barang-barang bekas yang beraneka jenis dan ragam.

Berikut adalah beberapa tempat yang ada di wilayah Bandung yang menjadi titik tempat berbagai barang bekas dijual belikan secara langsung maupun online.

1. Pasar Antik Cikapundung

Pasar Antik Cikapundung

Jika anda pecinta atau bahkan kolektor barang-barang antik, Pasar Antik Cikapundung ini bisa jadi salah satu revensi untuk mendapatkan barang-barang yang menjadi buruan anda. Disini banyak dijual barang-barang antik seperti mainan, alat-alat musik, perangko, uang logam jadul, hiasan dinding, bahkan telepon rumah atau pernak-pernik lainnya. 

Bahkan selebritis tanah air seperti Ahmad Dhani menjadi pelanggan dari Pasar Antik Cikapundung ini. Lokasinya pun terbilang cukup mudah dijangkau oleh angkutan umum ataupun kendaraan pribadi. Jika kita datang dari jalan Asia Afrika, kita tinggal berbelok ke sebelah kanan melewati jalan Cikapundung Barat hingga akhirnya menemukan gedung Pasar Antik Cikapundung.

2. Jalan Banceuy
Jalan Banceuy

Pasar barang bekas di Jalan Banceuy ini sudah pasti bakalan dikenal oleh masyarakat yang sering berkecimpung dibidang otomotif, karena disini lah terdapat berbagai pilihan sparepart ataupun variasi otomotif dari berbagai merk dan type kendaraan. Mau nyari sparepart mobil keluaran tahun tua pun kalau kita beruntung, kita bisa mendapatkan nya di Pasar Banceuy ini. Tentunya dengan harga yang relatif terjangkau.

Lokasi para pedagangnya berada disepanjang Jalan Banceuy. Jika kita dari arah Asia Afrika tinggal belok ke arah kanan setelah Alun-Alun Bandung hingga melewati perempatan Jalan ABC. Para pembeli yang datang ke Pasar Banceuy inipun tidak hanya dari wilayah Bandung saja, ada yang sengaja datang dari luar kota hanya untuk mencari sparepart kendaraan yang sangat banyak pilihannya disini.

3. Pasar Lilin
Pasar Lilin

Jangan bilang kalo Pasar Lilin adanya di Cililin atau pedagangnya sedang ulang tahun apalagi sedang jaga lilin hehehe, nama Pasar Lilin ini adalah sebutan untuk tempat berjualannya para pedagang yang menjual berbagai barang bekas di sekitaran Jalan Otista (depan lapangan Tegallega) hingga ke jalan Panjunan.

Di Pasar Lilin ini kita bisa mendapatkan berbagai jenis barang dari mulai sepatu, jam tangan, jaket kulit, bahkan handphone dengan harga relatif murah. Asal kita bisa dan berani untuk negoisasi menawar, pastinya barang yang kita incar bisa dengan mudah menjadi milik kita. 

Pasar tempat bertransaksi jual beli di malam hari ini sudah ada di Bandung sejak tahun 60'an. Dan para pedagang berjualan di malam hari dengan hanya mengandalkan nyala lilin sebagai penerangan. Yang akhirnya menjadi sebutan untuk Pasar Lilin ini.

4. 
Taman Cibeunying


Jika pembaca sedang membutuhkan peralatan ataupun sparepart audio untuk kendaraan, cobalah datang ke daerah Taman Cibeunying Bandung. Ditempat inilah kita bisa memilih berbagai jenis audio untuk kendaraan ataupun kelengkapannya. 

Dari mulai merk dalam hingga luar negeri tersedia disini. Varian harganya pun sangat bersahabat, dari mulai harga 100 ribu hingga jutaan bisa kita sesuaikan. Selain audio kendaraan, di daerah Taman Cibeunying ini juga kita bisa menemukan pedagang yang menjual kaset pita bahkan piringan hitam yang sudah berusia puluhan tahun.

Untuk bisa mencapai Taman Cibeunying ini kita bisa melalui jalan Gasibu melalui Cisangkuy, atau melalui jalan R.E Martadinata (Riau), atau juga bisa melalui jalan Supratman. Taman Cibeunying juga dilewati rute angkot Dago-Riung Bandung.

5. Pasar Cimol Gedebage

Dahulu sebelum menempati tempat di Pasar Gedebage seperti sekarang ini, para pedagang pakaian sisa export ini menjajakan dagangannya di sekitar Jalan Cibadak Bandung. Sehingga sering disebut istilah Pasar Cimol (Cibadak Mall) oleh warga Bandung.

Sekarang pasar ini lebih dikenal sebagai salah satu pusat Thrifting Shop di daerah Bandung. Kita bisa mendapatkan baju, celana, sepatu atau jaket bermerk hanya dengan harga yang cukup murah. 

Untuk yang berniat mendalami bisnis thrifting, biasanya lebih cenderung membeli paket dalam kemasan karung besar (bal). Dengan harga antara 1,5 juta hingga 3 juta. Dan tentunya sering mendapatkan kejutan "harta karun" merk-merk terkenal bahkan yang limited edition yang harganya cukup lumayan untuk dijual.

6. Pasar Jatayu

Di Pasar Jatayu ini selain kita bisa mendapatkan sprepart baik sepeda motor ataupun mobil mulai dari pabrikan lokal maupun luar negeri dengan harga yang relatif murah. Disini pun kita bisa juga 

7. Pasar Kain Cigondewah

Butuh bahan pakaian untuk konveksi tapi tidak terlalu banyak? Coba saja pembaca datang ke daerah Cigondewah. Disini berbagai jenis bahan kain ataupun keperluan untuk konveksi dan sebagainya tersedia sangat komplit. Bisa dibilang Cigondewah ini alternatif bagi para pengusaha konveksi menengah kebawah dalam berbelanja bahan pakaian.

Kita bisa membeli bahan bahan pakaian seperti rayon, wolvis, katun, satin, velfet, bubble, atau chiffon dengan harga kisaran Rp 50.000 hingga 80.000 per kilo nya. Banyak nya pabrik pabrik tekstil disekitar wilayah Cigondewah ini secara tidak langsung mempermudah dan mendukung keberlangsungan kawasan Cigondewah ini.

8. Pasar Gupeti

Limbah bahan bangunan terutama besi sisa beton ternyata masih bisa dimanfaatkan bahkan diperjualbelikan juga. Seperti yang bisa kita lihat di sepanjang Jalan Bogor, Bandung atau masyarakat lebih mengenalnya dengan Pasar Gupeti.

Lokasinya terletak diantara ruas jalan Ahmad Yani (Cicadas) menuju ke jalan Jakarta. Jalan ini juga sering dijadikan alternatif bagi pengendara yang akan menuju ke jalan Kiara Condong ataupun Jalan Sukabumi. Di Pasar Gupeti ini, berbagai jenis besi ataupun logam dijajakan dengan berbagai varian harga.

Selain menjajakan berbagai jenis besi, di Pasar Gupeti ini juga menerima pembuatan berbagai alat berbahan dasar logam. Yang menariknya, Pasar Gupeti ini ternyata sudah ada dan berjalan hampir lebih dari setengah abad lamanya.

9. Pasar Palasari


Kalau pembaca memerlukan buku-buku pelajaran ataupun mau mencari buku yang unik ataupun antik dari jaman dahulu, cobalah mampir ke Pasar Palasari.  Lokasinya berada di sekitar daerah Lodaya atau perempatan menuju ke arah Rumah Sakit Muhamadiyah Bandung.

Disini kita bisa menemukan berbagai jenis buku, majalah, buku pelajaran ataupun komik yang kondisinya bahkan masih disegel sekalipun. Tentunya harganya bervariasi mulai dari harga puluhan hingga ratusan ribu. Apalagi untuk para kolektor buku, jika kita tekun memilih buku apa yang kita inginkan pasti bisa didapatkan disini.

10. Jalan Malabar

Bukan Bandung namanya kalau tidak ada barang yang tidak bisa dijual kembali disini. Peralatan kantor seperti kursi atau meja yang rusak, bisa kembali bagus dan berfungsi kembali seperti semula jika sudah "disulap" di para penjual kursi kursi bekas di sekitar Jalan Malabar Bandung.

Disini bisa jadi alternatif bagi kita yang ingin membeli perlengkapan kantor baik itu kursi ataupun meja dengan harga terjangkau. Mulai dari merk Chitose, Ergotec, Fantoni, Hanko, Savello Pesco, atau Indachi tersedia disini. Untuk bisa sampai ke Jalan Malabar,  kita bisa melalui jalan Gatot Subroto atau Jalan Ahmad Yani.

Itulah beberapa pasar atau tempat yang sering dijadikan untuk berjualan barang-barang bekas dari berbagai jenis di seputaran Kota Bandung. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi yang membaca. Haturnuhun.


Komentar

  1. Aku termasuk sukaaaaa dengan pasar bekas. Tapi paling favorit sih toko buku bekas mas. Krn suka baca dan aku punya perpustakaan pribadi di rumah. Itu yg Palasari, aku sampe beli koper ukuran medium demi bisa bawa buku2 yg aku borong 🤣

    Bahkan sampe skr masih rutin beli buku bekas, tapi LBH suka online Ama langganan ku.

    Kalo baju, aku milih2 banget. Tapi biasanya yg aku mau jaket2 winter yg masih bagus dan kualitas ekspor. Soalnya lumayan mahal kalo beli baru. Apalagi aku ngetrip saat winter kan cuma setahun sekali. JD rugi aja beli baru

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer